MRT Akan Mengkaji Wacana Kereta Khusus Wanita di Jakarta

Today.id | Jakarta – Direktur Utama PT Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta, William Sabandar mengungkapkan bahwa saat ini pihaknya sedang mempertimbangkan pengadaan kereta khusus wanita. Ia mengaku akan meminta masukan dari masyarakat terkait rencana tersebut.

“Kita lagi minta pandangan publik kira-kira seperti apa gitu. Kira-kira yang akan kita lihat kan 50-50 nih,” kata William, Selasa (11/12/2018).

Menurutnya, kemungkinan pihaknya akan menerapkan kereta khusus wanita pada jam-jam sibuk. Namun, dirinya belum bisa memastikannya lantaran masih dalam pengkajian.

Anies Beri Nama MRT Jakarta Ratangga
Anies Jajal MRT dengan Kecepatan Maksimal, dari HI ke Lebak Bulus Hanya 15 Menit

“Kemungkinan yang akan kita terapkan pada jam sibuk. Itu kita siapkan gerbong khusus wanita. Itu baru skenario ya, kira-kira demikian,” urainya.

Selain itu, terkait tempat duduk untuk penyandang disabilitas, ia mengaku sama seperti yang ada di kereta milik PT KAI. Nantinya, setiap gerbong akan ada bangku untuk para difabel.

“Ada di semua kereta. Harus ada. Disiapkan dengan ruang penyandang disabilitas,” ujarnya.

Seperti diketahui, MRT Jakarta fase I rute Lebak Bulus-Bundaran HI dibangun sepanjang 16 km dengan memakan biaya sekitar Rp16 triliun. Nantinya akan ada lima titik Stasiun MRT seperti Bundaran HI, Stasiun Duku Atas, Stasiun, Sisingamangaraja, Stasiun Blok M dan Stasiun Lebak Bulus. MRT ini akan mulai beroperasi pada pertengahan Maret 2019 mendatang. (Red)

 

Sumber : Okezone.com

Topic:

Just For You