Polisi Berhasil Ringkus Tersangka Jual Beli Satwa Dilindungi di Pangandara

Today.id | Bandung – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jabar berhasil menangkap tersangka jual belikan satwa yang dilindungi. Tersangka bernama Dede Nurdin (DN) 29 tahun ditangkap di Dusun Dusun Bojong Karekes, Desa Babakan, Kabupaten Pangandaran.

Selain itu, petugas mengamankan enam ekor lutung, dua ekor Surili, dan satu ekor Owa Jawa. Satwa dilindungi tersebut disembunyikan oleh tersangka DN di rumah kontrakan yang beradadi Dusun Bojong RT 01/15, Desa Babakan, Kecamatan/Kabupaten Pangandaran.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, satwa yang dilindungi tidak dapat diperjual belikan, karena dapat melanggar hukum.

“Hewan dilindungi tidak dapat disimpan, diperjual belikan, maka dalam hal ini penyidik telah melakukan proses penyidikan dan menetapkan tersangka DN,” kata Truno di Mako Ditreskrimsus, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Senin (28/10/2019).

Pengakuan dari terlapor, lanjutnya, bahwa DN menjadi pengepul dari penjual dan pemburu dengan harga yang berbeda.

“Lutung di jual kembali seharga Rp2 juta dari sebelumnya ia beli Rp1,2 juta. Sementara Surili ia jual kembali seharga Rp300-400 ribu dari sebelumnya ia beli Rp200 ribu,” jelasnya.

Selama melakukan proses jual beli satwa hewan, Truno menyebut, DN telah dilakukan sejak dua bulan dengan tidak ada surat izin dari instansi yang berwenang.

“Iya sengaja menyewa sebuah rumah kontrakan untuk menyimpan kandang yang dipelihara,” tuturnya.

Sementara itu, Wakil Direktur Reskrimsus Polda Jabar AKBP Hari Brata mengungkapkan, bahwa penangkapan dilakukan setelah petugas menerima informasi dari media sosial terkait perdagangan satwa dilindungi.

“Setelah mendapatkan fakta dan bukti, tersangka ditangkap tanpa perlawanan,” ucap Hari.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Uu RI Nomor 5 tahun 1990 tentang konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistemnya. Pasal 40 ayat 2; barang siapa dengan sengaja melakukan pelanggaran terhadap ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 21 ayat 1 dan ayat 2 serta pasal 33 ayat 3; dipidana penjara paling lama 5 tahun dan denda paling banyak Rp100 juta rupiah. (RED

Topic:

Just For You