Law

Sidang kasus ke 2 SPPD fiktif korupsi DPRD purwakarta, Diduga Ada Permainan Kuitansi

Today.id | Bandung – Sidang Lanjutan Terdakwa Kasus SPPD Fiktif DPRD Purwakarta, Kembali Digelar Hari ini. Rabu, (19/12).

Agenda sidang mendengarkan fakta yang disampaikan saksi dari jaksa penuntut umum (JPU), Sidang Digelar Di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Bandung, Jawa Barat.

Seperti diberitakan sebelumnya, kasus SPPD Fiktif DPRD Purwakarta yang telah membuat geger publik, disebutkan oleh JPU wakil Rakyat yang berjumlah 45 orang terlibat dalam kasus dugaan korupsi yang merugikan negara milyaran rupiah.

Dalam dakwaan telah disebutkan telah melawan hukum memperkaya diri sendiri terdakwa Ujang Hasan atau orang lain yaitu saksi moch Rifai ataupun 45 anggota DPRD Purwakarta.

Dalam pantauan Today.id Saksi yang hadir hanya 7 orang dan yang 1 orangnya lagi berhalangan hadir dikarenakan baru melahirkan, diantara 7 saksi yang hadir, adalah 4 orang dari sekretariat dewan dan 3 orang dari mantan camat pasawahan, mantan camat babakan cikao dan kasi pemerintahan kecamatan cibatu.

Nama-nama 4 orang dari sekretariat dewan yaitu diantaranya, Sri Rahayu, Suci Caesari, Shanty Sakuntala dan Aji Saepuloh. Adapun nama – nama 3 orang dari luar sekretariat dewan yaitu diantara nya mantan camat babakan cikao Agus Saepudin, mantan camat pasawahan Alfi Gumilar dan kasi pemerintahan kecamatan cibatu Agus Mulyana.

“Dari keterangan orang sekretariat, mereka setiap ikut kegiatan dapat uang transportasi, akan tetapi tidak sesuai dengan kuitansi, contoh nya pada saat acara adkasi, mereka dapat 300rb akan tetapi di kuitansi sebesar 4,5jt”.

Menurut keterangan saksi, Suci, dia di bayar Rp. 300.000 pada saat adkasi, akan tetapi jpu menunjukan kuitansi pembayaran terhadap saksi suci sebesar 4,5jt.

“Selain itu, Keterangan dari para mantan camat juga, setiap ada  kunjungan anggota anggota komisi ke daerah tidak pernah hadir seluruhnya, akan tetapi sppd di tandatangani semuanya, bahkan ada kegiatan ke cibatu anggota komisi tidak hadir, akan tetapi meminta sppd di tanda tangani”.

Diketahui, sidang selanjutnya akan digelar Pada Rabu depan tanggal 26 Desember 2018, masih tentang pemeriksaan saksi, dan rencana akan di panggil 10 orang. (His/Andr)

Today.ID merupakan sebuah portal berita online yang menyuguhkan informasi ekonomi, bisnis, dan politik terkini.

Copyright © 2018 Today.id - PT Jabar Media Net(work)

To Top