Soal Pilgub, Pengamat: Demiz Harus Lebih Agresif

Today.id – Meski pemilihan kepala daerah tersebut akan digelar pertengahan tahun depan namun iklim persaingan kian terasa dari setiap bakal calon Gubernur yang tengah muncul ke permukaan. Kontestasi pemilihan Gubernur Jawa Barat periode 2018-2023 semakin memanas, setiap bakal calon kian gencar merapatkan barisan untuk mendapat dukungan lebih banyak.

Pengamat Politik Jawa Barat Asep Warlan Yusuf menilai apa yang dilakukan Demiz merupakan langkah pro aktif untuk mendapatkan dukungan dari berbagai partai sehingga dirinya dapat mahu dalam pencalonan. Seperti halnya saat ini bakal calon Gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar (Demiz) terus melakukan safari politik ke berbagai partai yang memang hingga saat ini belum menetapkan dukungan. Hal tersebut dilakukan mengingat Ridwan Kamil bakal calon Gubernur yang diusung partau Nasdem tengah mendapatkan dukungan penuh sehingga baru dirinya yang memiliki tiket untuk mendaftar ke KPU.

“Demiz harus lebih pro aktif lebih agresif mungkin itu yang sedang ditunjukan oleh Deddy Mizwar saat ini lebih agresif dan proaktif lebih banyak mengunjungi partai untuk meyakinkan bahwa dia layak diusung saya kira harus begitu jangan sampai menunjukan dia panik dan kalang kabut atau dia merasa akan ditinggalkan,” kata Asep, di Bandung, Selasa (31/10/2017).

Komunikasi politik menurut Asep harus terus dijalankan agar tetap mempunyai posisi tawar yang baik dan terlihat lebih elegan.

“Kalau kelihatan panik nanti akan ditinggalkan partai, maka tampilah Demiz sebagai orang yang mempunya bergening position yang cukup dan posisi tawar yang baik,” pungkasnya.

Seperti diketahui saat ini, Deddy Mizwar baru mendapat dukungan dari PKS dan PAN sementara untuk partai Gerindra yang sebelumnya mengusung saat ini masih dalam pertimbangan setelah adanya pencabutan dukungan dari DPW Gerindra Jabar. (red)

Topic:

Just For You