Oto Techno

Tak lunasi hutang BHP Frekuensi, Perusahaan Internet Grup Lippo Izin Di Cabut

Today.id – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) memastikan mencabut izin penggunaan frekuensi radio di spektrum frekuensi di 2,3 GHz dari tiga operator yang menunggak biaya hak penggunaan (BHP).

Dari hasil evaluasi Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika (DITJENPPI), tiga operator pengguna spektrum frekuensi 2,3 GHz, yakni PT First Media, Tbk, PT Internux dan PT Jasnita Telekomindo belum melunasi BHP frekuensi.

Dwi Handoko selaku Direktur Operasi Direktorat Jenderal Sumber Daya Perangkat, Pos dan Informatika menyatakan, bahwa pihaknya telah memberikan tenggat waktu, namun ketiga operator tersebut belum juga memenuhi kewajiban pembayaran BHP.

“Pada tenggat yang telah diberikan, ketiga operator tak memenuhi kewajibannya. Jadi, mulai besok kami proses pencabutan izinnya,” ujarnya, Minggu (18/11/2018).

Sementara Plt Kepala Biro Humas Kementerian Kominfo, Ferdinandus Setu, menjelaskan, tagihan yang belum dibayar oleh perusahaan Lippo Group ini sejak 2016 hingga 2018.

“ereka belum membayar biaya penggunaan frekuensi radio sebesar Rp 500 miliar,” terangnya.

Sekedar diketahui, Peraturan Menteri Nomor 9/2018 tentang Ketentuan Operasional Penggunaan Spektrum Frekuensi Radio. Pada Pasal 15 ayat 1, izin berlaku selama 10 tahun. Namun, pada pasal 21 disebutkan, bila tagihan belum dibayar secara penuh, pemerintah berhak mencabut izin penggunaan frekuensi.

Today.ID merupakan sebuah portal berita online yang menyuguhkan informasi ekonomi, bisnis, dan politik terkini.

Copyright © 2018 Today.id - PT Jabar Media Net(work)

To Top