INKP Rilis Obligasi Berkelanjutan sebesar Rp3 T

Muhammad Rizal
Kamis, 30 April 2020
(Kiri - kanan) Wakil Presiden Direktur PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk Suhendra Wiriadinata, Direktur PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk Kurniawan Yuwono, dan Direktur PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk Yan Partawidjaja. (Foto: Indah Kiat)
Today.id | Jakarta - PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk melakukan Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan I Indah Kiat Pulp & Paper pada 30 April 2020. Perusahaan dengan kode emiten INKP ini targetkan total dana yang dihimpun dari penerbitan obligasi tersebut sebesar Rp10 triliun. Perseroan menyebutkan untuk saat ini akan menerbitkan dan menawarkan Obligasi Berkelanjutan I Indah Kiat Pulp & Paper I Tahun 2020 dengan jumlah pokok obligasi sebanyak-banyaknya sebesar Rp3 triliun. INKP menyatakan obligasi ini terdiri dari 3 seri. Obligasi Seri A dengan jangka waktu 370 hari, Seri B dengan jangka waktu 3 tahun, dan Seri C dengan jangka waktu 5 tahun. Penggunaan dana dari hasil penerbitan obligasi tersebut akan digunakan pembayaran utang dan modal kerja. Rencananya sekitar 60% akan dipergunakan untuk pembayaran kembali utang perseroan, berupa pokok pinjaman dan/atau bunga saat jatuh tempo. Adapun sekitar 40% akan dipergunakan untuk modal kerja yang terdiri dari pembelian bahan baku pembantu produksi, energi dan bahan bakar, barang kemasan dan biaya overhead. Adapun kinerja tahun 2019 perseroan menunjukkan penjualan neto konsolidasian mencapai sebesar US$3.223 miliar. Penjualan tersebut turun sebesar 3,4 % bila dibandingkan penjualan neto tahun 2018 sebesar US$ 3.335 miliar. Begitu pula dengan laba usaha konsolidasian mengalami penurunan dari US$894,0 juta pada tahun 2018 menjadi US$560,4 juta pada tahun 2019, atau turun sebesar 37,3%. Laba neto yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk mengalami penurunan dari US$588,2 juta pada tahun 2018 menjadi US$274,4 juta pada tahun 2019 atau turun sebesar 53,4%. Kapasitas produksi Perseroan per tahun adalah 3,0 juta ton pulp, 1,7 juta ton kertas, 2,1 juta ton packaging (kertas kemasan) dan 108 ribu ton tissue per 31 Desember 2019. Perseroan juga mempekerjakan secara langsung sekitar 12.300 orang karyawan. (Red)

BAGIKAN

BERI KOMENTAR