Ciptakan Ekomoni Pesantren Mandiri, Pemprov Jabar Gelar Pameran OPOP di Bandung

Today.id | Bandung – Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum membuka gelar produk koperasi pondok pesantren yang tergabung dalam One Pesantren One Product (OPOP) di Gedung Sate, Kota Bandung, Sabtu (14/12/19).

Sebelumnya, Pemerinyah Daerah Provinsi Jawa Barat memberikan pelatihan, magang, pendampingan usaha, temu bisnis, bantuan penguatan modal, pameran baik di dalam maupun luar negeri. Menurut Uu, OPOP digagas Pemda Provinsi Jabar untuk mengakselerasi visi Jabar Juara Lahir Batin.

“Kang Emil (Gubernur Jabar) bergerak di bidang ekonomi (pesantren), tetapi dengan tidak meninggalkan program kepesantrenan dulu,” kata Uu.

Dia menyatakan, OPOP sendiri bertujuan untuk menghadirkan kemandirian ekonomi pesantren. Dia pun mengajak pesantren lain untuk terlibat dalam OPOP.

“Mulai dari sekarang saya minta kepada pesantren (yang belum ikut serta OPOP), buat pesantrennya hebat dalam administrasi dan prospeknya, karena kami (OPOP) dinilai oleh tim independen dan bekerja sama dengan perguruan tinggi,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Provinsi Jabar Kusmana Hartadji melaporkan, ada kegiatan temu bisnis dalam gelar produk OPOP.

“Ada bantuan penguatan usaha kepada 1.074 pesantren tahap 2 sebesar Rp 20-30juta, kemudian pesantren juara yang lolos tahap seleksi 2 diberikan bantuan penguatan modal tambahan kepada 88 pesantren sebesar Rp 100-200 juta,” ujar Kusmana.

Kusmana melanjutkan, di gelaran produk kali ini telah berkumpul 1.074 usaha pesantren se-Jabar yang akan menjadi model pemberdayaan umat. 1.074 pesantren tersebut adalah pesantren juara hasil proses seleksi administrasi dan audisi usaha pesantren.

Pada kesempatan ini, diberikan pula penghargaan kepada para ponpes Juara Audisi OPOP Jabar 2019 kepada 10 ponpes. Para penerima penghargaan mendapat hadiah berupa tambahan modal sebesar Rp 400juta. (RED)

Topic:

Just For You