Wow! Jangan Remehkan Manfaat Sayur Bagi Tubuh Si Kecil

Padahal makanan ini bisa menjaga kesehatan dan pertumbuhan anak

Chief Editor
Kamis, 25 Juni 2020
Ilustrasi. (Foto: Net)

Today.id | BANDUNG - Setiap orangtua pasti menginginkan anak-anaknya tumbuh sehat. Kondisi anak yang sakit-sakitan dan rentan terhadap segala ancaman penyakit akan membuat orangtua merasa khawatir. Oleh karena itu penting untuk menjaga kesehatan anak agar anak tumbuh sehat dan ceria.

Dibandingkan dengan bahan makanan lain, anak-anak cenderung lebih sulit makan sayur dan buah. Padahal makanan ini bisa menjaga kesehatan dan pertumbuhan anak. Orang tua perlu mengenalkan anak hal baik secara konsisten agar dia terbiasa melakukannya di masa depan.

Dokter spesialis anak konsultan tumbuh kembang pediatri sosial di RS Pondok Indah - Pondok Indah, Catharine Mayung Sambo mencontohkan, mengajarkan anak makan sayur misalnya.

"Makan sayur misalnya. Kita perkenalkan lalu setelah dia habiskan kita beri apresiasi. Itu akan terdaftar ke sistem dia sebagai pengalaman baru yang positif, dan semakin sering diulang akan menjadi habit system," ujar dia dalam webinar.

Pengulangan secara konsisten membuat hal baik terdaftar di dalam sistem otak bawah sadar. Nantinya, saat anak melihat sayuran dia akan langsung ingat pengalaman positif di masa lalunya.

"Ketika dia baru surfing lalu lihat itu sayur dia akan langsung ter-trigger 'oh ini dulu saya waktu pertama coba ini diapresiasi keluarga kalau dihabiskan". Ini jadi isyarat dia kalau ini hal baik dan harus saya habiskan," kata Catharine.

Jika anak diperkenalkan dengan kebiasaan baik secara terus menerus maka akan sangat bermanfaat di masa depan.

Menurut Catharine, cara ini sebenarnya bisa kita lakukan sejak awal masa menyusui. Saat itu ibu bisa menciptakan kelekatan atau bonding yang baik dengan anak.

"Ketika bonding baik anak juga mendekat pada kita, ini faktor yang sangat baik untuk kita mengasuh anak dan menuntun dia ke arah lebih baik," kata dia.

Dia juga menyarankan orang tua fokus memantau pertumbuhan dan perkembangan anak tanpa melakukan hal lain secara bersamaan, misalnya sambil memainkan handphone, menonton dan lainnya.

Selain itu, jangan lupa sesering mungkin menyempatkan waktu bersama anak agar bisa memahami sinyal-sinyal yang anak berikan.

"Semakin sering menghabiskan waktu bersama anak, kita akan lebih cepat menginterpretasi sinyal-sinyal yang dia berikan. Misalnya anak mulai rewel mungkin dia capek, atau haus. Kita bisa segera beri jawaban sesuai. Coba ini dilakukan secara konsisten. Saya yakin kita akan punya skill yang bagus sebagai orang tua," demikian menurut Catharine.

Selain dapat mencegah penyakit, makanan yang bergizi juga berpengaruh pada tumbuh kembang anak. Itulah sebabnya mengapa mengajarkan pola makan yang sehat penting untuk diterapkan sejak dini, salah satunya dengan mengajarkan anak mengonsumsi sayur dan buah. (Red)


KATA KUNCI

BAGIKAN

BERI KOMENTAR