Titik Penyekatan Larangan Mudik di Purwakarta

Sosialisasi tertib berlalu lintas, larangan mudik, pembagian leaflet dan stiker di lakukan Polres Purwakarta.

Sosialisasi tertib berlalu lintas, larangan mudik, pembagian leaflet dan stiker di lakukan Polres Purwakarta.

Kepolisian Resor (Polres) Purwakarta menyiapkan 6 pos penyekatan atau check point untuk arus mudik di wilayah Kabupaten Purwakarta. Lokasi pos-pos tersebut berada di perbatasan atau akses keluar masuk Kabupaten Purwakarta, juga jalur tol. Penyekatan dilakukan untuk menghalau pemudik pulang kampung. Hal ini sesuai larangan mudik Lebaran 2021 dari pemerintah, yaitu dari tanggal 22 April dampai 24 Mei 2021. Dikatakan Kapolres Purwakarta, AKBP Ali Wardana melalui Kabag Ops, Kompol Jhonson Madui, 6 pos sekat tersebut tersebar di seluruh pintu masuk menuju wilayah Kabupaten Purwakarta baik dari barat, selatan hingga timur. “Keenam pos tersebut yakni Gerbang Tol (GT) Cikopo yang terletak di Kecamatan Bungursari, GT Sadang, dan GT Jatiluhur,” ungkap Jhonson saat dihubungi melalui telepon selulernya pada Senin (26/4/2021). Kemudian, sambung dia, pos di pertigaan Sawit, Kecamatan Darangdan, Pos di Garokgek, Kecamatan Kiarapedes, serta Pos di Dam Bendungan Cirata, Kecamatan Maniis. “Petugas telah melaksanakan operasi penyekatan itu sejak 22 April 2021, bertepatan dengan pengumuman resmi pemerintah menyoal pengetatan larangan mudik,” ungkapnya. Bahkan, Jhonson menambahkan, pihaknya juga telah menggelar sosialisasi tertib berlalu lintas, larangan mudik, pembagian leaflet dan stiker serta pembagian masker dalam rangka Operasi Keselamatan Lodaya 2021. “Sasarannya adalah pengguna jalan yang tidak menggunakan masker untuk mematuhi protokol kesehatan dan menerapakan 3M,” ungkapnya. Sosialisasi tersebut diharapkan dapat diketahui oleh seluruh masyarakat. Jhonson berharap, sehingga mereka yang hendak mudik lebaran bisa mengurungkan niatnya. Hal ini menyusul adanya larangan untuk tidak mudik dari pemerintah. “Jika petugas menemukan pemudik, petugas akan memutar balik kendaraan pemudik,” tegasnya.  (Red)